Sabtu, 08 Agustus 2015

JALAN CINTA

Kahlil Gibran

Pada mulanya, engkau dan aku bertemu dalam ketidaksengajaan. Karena sejak mulanya adalah engkau dan aku dipertemukan oleh tangan ghaib yang mengatur kehidupan.

Dan taukah engkau?


Sejak aku bertemu sosok wanita cantk dengan tatapan yang lembut, ada yang tersentak dari dalam dada. Aku sering menyendiri, duduk dalam gelap bersenandung nyanyian kasmaran dan tersenyum entah untuk siapa. Tampaknya aku tengah mabuk kepayang, memahat langit dengan angan-angan, mengukir bayang-bayang. Sampai tiba waktunya, engkau dan aku dikuatkan, saling membuka dan bercerita tentang hal yang sama dan saling memantapkan harapan dan tujuan, saling mengatakan tanggung jawab dan kenyataan hidup serta saling setuju hidup bersekutu. Maka, atas kehendak-Nya, kita dipersatukan dalam ikatan persahabatan. Berjanji saling menjaga dan mengingatkan tentang kebaikan, saling melindungi dan mendukung dalam kehidupan.


0 komentar:

Posting Komentar