Jumat, 25 September 2015

JOMBLOERS

“Jomblo” sebuah statement yang paling ditakuti kaula muda saat ini. Jomblo dianggap suatu momok yang bisa menghalangi seseorang untuk berkembang dan saling mengenal satu-sama lain. Kata jomblo atau single sering kali dinafikan dengan kata “Tidak Laku” (lah, kan belum tentu juga pacarnya yang sekarang itu jodohnya). Padahal kalau ditilik lebih dalam, jomblo bukanlah aib yang harus ditangisi. Bukan pula nasib yang harus disesali.

Bagiku jomblo itu justru menyenangkan. Menyandang jomblo adalah anugrah terindah tanpa harus terikat hubungan. Mau kemana saja dan kapan saja, terserah. Tak perlu memikirkan perasaan sebelah pihak atau justru merasa berat dan terbebani lantaran sebuah ikatan. So, ngapain bela-belain waktu berharga hanya untuk hal yang sangat tidak bermanfaat. Bayangin aja berapa banyak waktu yang udah kamu korbanin buat dia? Toh kalau udah dapat semua, dia justru ninggalin gitu ajha. Dilarang protes kalau survey sudah membuktikan :D 

Nah, udah dibuang, baru deh ke mbah dukun buat minta jampi-jampi, biar si dia nempel lagi. Emang mbah dukun Tuhan apa -_- . Coba kalau waktu kosong diisi dengan perbanyak membaca AL-QUR'AN dan mentadabburinya. Udah hati dan pikiran tenang, eh dibonusin pahala lagi sebagai doorprizenya oleh Allah swt. Kini kembali ke diri sendiri lagi deh, kalau emank dia menganggap  jomblo itu penyakit, maka carikanlah obatnya dengan menikah. Bukan justru mencari pasangan yang gak jelas asal-usul gitu. Boro-boro mau ta'arufan, foto asli saja didompol pake B-29.  #Bah


Menjadi JOMBLO meski cuma makan bakwan, jauh lebih terhormat daripada yang PACARAN selalu makan hati :D

0 komentar:

Posting Komentar