“Jomblo” sebuah statement yang paling ditakuti kaula
muda saat ini. Jomblo dianggap suatu momok yang bisa menghalangi
seseorang untuk berkembang dan saling mengenal satu-sama lain. Kata jomblo atau
single sering kali dinafikan dengan kata “Tidak Laku” (lah, kan belum tentu juga
pacarnya yang sekarang itu jodohnya). Padahal kalau ditilik lebih dalam, jomblo
bukanlah aib yang harus ditangisi. Bukan pula nasib yang harus disesali.
Bagiku jomblo itu justru menyenangkan. Menyandang
jomblo adalah anugrah terindah tanpa harus terikat hubungan. Mau kemana saja
dan kapan saja, terserah. Tak perlu memikirkan perasaan sebelah pihak atau
justru merasa berat dan terbebani lantaran sebuah ikatan. So, ngapain bela-belain waktu berharga hanya untuk hal yang sangat tidak bermanfaat.
Bayangin aja berapa banyak waktu yang udah kamu korbanin buat dia? Toh kalau
udah dapat semua, dia justru ninggalin gitu ajha. Dilarang protes kalau survey sudah membuktikan :D
Nah, udah dibuang, baru
deh ke mbah dukun buat minta jampi-jampi, biar si dia nempel lagi. Emang mbah dukun Tuhan apa -_- . Coba kalau
waktu kosong diisi dengan perbanyak membaca AL-QUR'AN dan mentadabburinya. Udah
hati dan pikiran tenang, eh dibonusin pahala lagi sebagai doorprizenya oleh
Allah swt. Kini kembali ke diri sendiri lagi deh, kalau emank
dia menganggap jomblo itu penyakit, maka
carikanlah obatnya dengan menikah. Bukan justru mencari pasangan yang gak jelas
asal-usul gitu. Boro-boro mau ta'arufan, foto asli saja didompol pake B-29. #Bah
Menjadi JOMBLO meski cuma makan bakwan, jauh lebih terhormat daripada yang PACARAN selalu makan hati :D

0 komentar:
Posting Komentar