Nuun tempat mengalir segala rindu
Labuhan tamam doadoa rabitah
Terangkai indah di langitlangit sajadah
Pada segala asa yang membesarkan harap dan cemas
Pada segala lelah dan letih
Membauri keringat dingin setiap fajar hingga senja
Takpernah bosan mengajarkan cinta
Lidahlidah takberdosa basah oleh Rahman dan Rahim-Nya .
Nuun tempat segala airmata membanjiri kasihsayang
Pada kanakkanak yang taktahu apaapa
Mengajarkan hikmah lewat tintatinta hitam
Pada selembar kertas putih bertuliskan kalam Tuhan
Nuun tempat segala amarah lebur berkepingkeping, hilangkan kesusahan di hati penerima
Menutup luka nganga di masa lalu
Memaafkan segala khilafkhikaf yang kadang taksengaja tertoreh, bahkan tanpa rasa bersalah
Nuun tempat segala sapa membisikkan jarak
Pada rentang takpasti
Doadoa terus mengalir indah, mengukir hikayathikayat tentang sebuah temu yang begitu berat akhirakhir ini
Nuun tempat tasbihtasbih keagungan-Mu menggema
Yang tumbuh di hatihati sang pecinta
Sembah dan sujud pada yang Kuasa
Segala sakit, segala suka cita
Bersimpuh takberdaya
Nuun tempat berjuta keping dosa tercecer, di sepanjang malam buta, di jalanan kota, di bawah lampu neon pinggir kali, di ganggang sempit, di himpitan reruntuhan bangunan tua, di ujung jalan setapak, di hati para peminta.
Pada sejumput kasih-Mu
Hanya mampu berharap iba, pada segala alpa yang bahkan sengaja
Nuun
Wal qalami wa ma yashturuun
Pada-Mu yang maha menerima segala taubat
Hatiku jatuh, luluh, hanyut dikeheningan malammalam sepi; tersayatsayat pasi.
________________________
Tapaktuan, 11 April 2019

0 komentar:
Posting Komentar