Waktu
berlari kencang, tanpa kontrol
Pun tak jua mampu biarkan ulur ke belakang
Hingga
dentang dua belas,
Bangunkan
jiwa yang rambat keluar jasad
Usiamu ikut terseret, tepat di titik nol-nol
“Selamat datang di dunia orang dewasa”
Kelak
engkau akan lihat, betapa hitam-putih itu ekuivalen
Pilihan
bukan hanya membuka tutup limun
Atau sekedar meracik sianida
Engkau
harus jeli dan waspada pada tiap bias
Jangan
sombong, apalagi busung dada, pada cuil bisa
Karna
titipan, sifatnya sesa’at, bukan selama
Dengarlah…
Ini celoteh sederhana dari jarak Banda Aceh-Kotafajar
Ini celoteh sederhana dari jarak Banda Aceh-Kotafajar
Tak
jauh, sebab akhir pemisah hanya L-300
Meskipun
begitu, jangan pernah merasa bebas sendiri
Ingat!
Permainanmu
tak pernah kasat olehku
Walau
tanpa tegur lisan,
Kuharap peran hati lebih dominan,
Bukan nafsu
Maaf…
Tidak
ada ucapan selamat dariku, kakakmu
Tiket
kembali semakin dekat
Sedang
waktu bersua terus berkurang
Entah
siapa yang kan mendahului
Yang jelas, cuma amal sebagai teman
Untuk itu, biarkan do'a dan harapan menggantung di Lauhul Mahfudz
Usahaku hanya menariknya pada se-bentang sajadah
Semoga
Allah maqbulkan segala ungkap yang kau tengadah
Aamiin…
![]() |
| Tetaplah menjadi teman hatiku |

0 komentar:
Posting Komentar